Belajar Sejarah dari Para Pahlawan di Museum Sepuluh November

0 Comments

Ibu kota Jawa Timur ini menawarkan banyak destinasi wisata yang terjangkau bagi warganya. Tim travel Jember Surabaya mengatakan kota ini juga menawarkan banyak destinasi wisata yang bagus untuk mendidik atau mengedukasi warganya, salah satunya adalah Museum Sepuluh November. Di sini Anda dan semua pengunjung bisa belajar dan mengenang perjuangan Arek-arek Suroboyo mempertahankan tanah air.

Museum 10 November terletak di lokasi Tugu Pahlawan yang terkenal di Surabaya. Jadi, jika Anda sedang berkunjung ke kota Pahlawan dan mengunjungi Tugu Pahlawan, Anda juga bisa mengunjungi museum ini.

Museum Sejarah Sepuluh November Surabaya

Museum Sepuluh November dibangun untuk mendukung dan memperkuat keberadaan Tugu Pahlawan. Tanah yang digunakan untuk membangun monumen dan museum ini adalah tanah bekas markas polisi militer Jepang yang dikenal dengan Raad Van Justitie.

Tugu itu sendiri memiliki tinggi 40,5 meter dengan diameter atas 1,3 meter dan diameter bawah 3,1 meter. Didirikan atas rekomendasi presiden pertama kami, Ir. Soekarno.

Sedangkan Museum Sepuluh Nopember dibangun pada tahun 1991. Kunjungan ke Surabaya kali ini diresmikan oleh presiden keempat Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid pada 19 Februari 2001. Tempat ini dibuat untuk mengenang jasa para pahlawan, khususnya dalam rangka memperingati peristiwa 10 November 1945.

Pelajari tentang bentuk dan isi Museum 10 November

Museum ini memiliki bentuk limas atau limas yang jika dilihat sekilas bentuknya seperti monumen Louvre di Perancis. Uniknya, bangunan museum terkubur di dalam tanah, hanya atapnya saja yang nampak di tanah. Hal ini agar bangunan museum tidak mengganggu pemandangan Tugu Pahlawan.

Museum di Surabaya ini terdiri dari 2 lantai yang berisi artefak dan kenangan perjuangan heroik arek-areken Suroboyo untuk mempertahankan kemerdekaan tanah air. Pertempuran besar tersebut berlangsung selama 3 hari yang berpuncak pada tanggal 10 November 1945 yang dikenal dengan Pertempuran Surabaya.

Museum lantai 1 10 November

Anda dapat menemukan patung besar yang terdiri dari 10 pejuang saat Anda memasuki lantai 1 gedung ini. Patung ini mencerminkan semangat dan ketekunan para pejuang di Surabaya saat itu. Banyak orang telah kehilangan nyawa mereka tetapi tidak menghentikan perjuangan mereka. Patung ini akan paling terlihat saat Anda melihatnya dari lantai 2 gedung museum.

Anda juga bisa melihat foto penerbit kami, Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta pada bagian atap gedung yang dapat dilihat dari lantai 1 dan 2 gedung. Patung dan doa Bung Tomo terletak di lantai satu, sedangkan di lantai ini terdapat aula auditorium yang memungkinkan pengunjung untuk mendengarkan orasi Bung Tomo secara langsung.

Museum Lantai 2 10 November

Di sini Anda bisa melihat banyak koleksi gambar dokumenter, alat dan senjata yang digunakan untuk perang seperti radio, lompat bambu, helm dan senjata yang dirampas oleh sekutu. Selain itu, terdapat dua diorama elektronik yang menampilkan 8 peristiwa yang terjadi saat itu untuk membantu Anda mendengarkan peristiwa pada saat itu dengan lebih baik.

Di lantai dua juga terdapat beberapa foto bangunan bersejarah di Surabaya seperti Gedung Siola, Hotel Majapahit (dahulu Hotel Yamato yang menjadi lokasi bendera Belanda) dan Gedung Grahadi yang kini menjadi Gubernur Jawa Timur.

Nah, kapan kamu akan berkunjung dan memasukkan Museum Pendidikan Surabaya ini ke dalam paket wisata Surabaya kamu? Pastikan semuanya sudah terencana dengan baik terutama persiapan Anda selama tinggal di kota Pahlawan ini dengan memilih travel Jember Surabaya. Selamat berlibur di Surabaya dan kunjungan Anda ke museum pada 10 November.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *